Kamis, 27 September 2012



Minggu 23 September 2012, hari yang sudah kita sepakati bersama untuk berkumpul atau lebih tepatnya menjalin keakraban bersama teman-teman.  Pukul 09:00 sebagian kami udah berkumpul dirumah teman untuk mempersiapkan segala kebutuhan, mulai dari peraratan untuk bakar-bakar, bumbu ayam, piring, air, dll. Acara inti kami adalah Sharing2 dan bakar ayam, dengan acara penutup yang juga tidak salah seru, yaitu makan bersama ala kadarnya dan mandi bersama. Karena ini mungkin menjadi moment yg indah kami mempersiapkan tempat senyaman mungkin. 

Para pasukan telah sampai dipintu masuk

Saatnya baka-bakar

Kami bawa bekal sendiri. so, Tinggal duduk di bawah pohon, meracik bumbu, bakar ayam, makan dan main bersama. Mantap... Feel kebersamaan dan keakrabannya ‘ngena’ banget...
Hari itu cuaca sangat cerah, menjadi saat yang tepat untuk melakukan segala keperluan, suasana pantai yang begitu bersahabat bagai melambaikan tangan mengajak kami mandi..hehe, agak lebay ya..!!!
Pukul 12.00 WIB, ayam bakarnya sudah matang. Tidak sabar rasanya ingin mencicipi ayam bakar itu. Kamipun makan bersama secara lesehan dibawah sebatng pohon yang rindang. Rasanya mantap, tidak diragukan lagi bahwa ayam bakarnya enak. Kami semua makan dengan lahap, sayang bagi yang mau nambah karena ayam bakarnya pas2an.. hehe


Pembagian makanan ditangani langsung oleh direktur utama.. haha

Niih.. waktunya diskusi serta sharing pengalaman 

Senang rasanya bisa menikmati moment seperti ini, setelah makan sebagian teman-teman terdengar asyik mengobrol, sebagian yang lain terlihat tidak sabar untuk langsung mandi dilaut. 

Foto bersama sebelum pulang.. :)


Hingga sore hari saat matahari mulai terbenam, Walaupun sebagian teman-teman terlihat lelah, namun dengan adanya acara ini silaturahim kami menjadi semakin akrab. Kebersamaannya menjadi semakin terasa. Setiap canda tawa yang tercipta juga menjadi cerita yang berharga. Semoga kedepannya masih dapat mengulang cerita ini kembali. YAKUSA....!!!!


Sabtu, 09 Juni 2012

Makna Aku Di Sini


Aku rasa setiap insan yang lahir di bumi ini telah memiliki tempat untuk mengarungi hidup. Lalu mengapa sebagian dari kita terkadang merasa tiada memiliki tempat di bumi...???

Dalam mengarungi kehidupan ini, rasanya setiap orang pasti punya mimpi-mimpi atau suatu keinginan untuk dapat hidup bahagia, hidup layak, cepat selesai kuliah, punya kerja, cukup sandang, memiliki rumah yang layak sebagai tempat tinggal, memiliki kendaraan, dan sebagainya... J

Diri ini sepenuhnya sadar, sadar sebagai makhluk yang lemah. Makhluk yang tak mampu berbuat apa-apa tanpa uluran tangan dari orang lain. Bahkan kami sepenuhnya menyadari bahwa kehidupan ini ada yang maha mengatur dan menentukan segala urusan. Bahwa yang kami cari berupa ilmu ataupun rizky ada yang maha memilikinya.

Allah Azza wa jalla, Rabb yang memiliki kekuasaan itu. Allah pula yang menurunkan ilmu dan menganugrahkan rizky kepada setiap makhluknya yang bernyawa. Sehingga tak ada jalan lain ketika kami ingin meraih semua itu tanpa kami mendekat, bersujud dan bermunajat kepada-Nya..

Ya Allah...!!! Sungguh aqu memohon kepadaMu iman yang sehat, iman dalam akhlaq yang baik/mulia. Sukses yang diikuti Keberuntungan Rahmat kasih sayang dari-Mu, Kesehatan, Ampunan serta Ridha dari-Mu..


Jumat, 08 Juni 2012

University Of Life


University Of Life

Banyak orang yang berpikir dunia itu adalah kehidupan untuk bersenang-senang, kehidupan yang sudah jelas adanya, kehidupan dimana mereka hanya mengejar materi duniawi, sehingga mereka enggan memikirkan kehidupan setelah ini.
lantas, bagaimana yang dinamakan kampus kehidupan?

Dunia adalah sekolah, kampus kehidupan "University Of Life". Afghanistan, Irak dan Palestina adalah Universitas jihad bagi pejuang muslim. Para Alumninya kini sedang berbahagia di syurga sana, InsyaAllah. Pasar adalah kampus kejujuran. Kantor sebagai kampus pelayanan. Jalanan adalah kampus pengendalian diri. Pemukiman kumuh kampus kepedulian. Sesungguhnya kampus itu penuh dengan ujian-ujian dan rintangan. tak perlu kaget karena Allah telah menitahkan, Allah sedang merajut hal-hal yang indah-indah dibalik ujian tersebut, percaya dech ;)
yang penting gak boleh ngeluh dan gak boleh protes, Ya Allah kenapa ini begini, kenapa ini begitu, saya gak mau yang ini, saya gak mau yang itu... uhggg,,capek Allah dengarnya :(

"Dan sungguh akan Kami berikan ujian kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar" (Q.S.Al-Baqarah: 155)

ingat lhoe!! itu janji Allah, dan Allah gak pernah ingkar janji :D
Hidup adalah ujian, dan ujian perlu persiapan agar momentum dapat diraih dengan kesuksesan. Ujiannya sama tapi hasilnya beda-beda, ya kan? Ada yang lulus, ada yang gagal, ada yang cumlaude ada pula yang kemelut. Ujian itu pasti, saat ia datang tak perlu dihindari atau ditinggal lari, karana ia akan datang lagi. Begitupun jangan mencari-cari ujian. Setuju???... :D

Rabu, 25 April 2012

Cara Marah yang Benar


Marah yang bermanfaat adalah marah yang tepat dan sudah dikelola dengan baik. Hal ini jelas tidak mudah, butuh waktu, kesabaran dan hati yang lapang, namun bukan berarti tidak dapat dilakukan.
Nah, langkah pertama yang perlu dilatih terus menerus adalah menyadari ketika kita merasa marah. Langkah kedua, seseorang perlu memahami dan menerima alasan kenapa ia marah. Termasuk di dalamnya, mengevaluasi penyebab kemarahannya. Tahukah Anda, sesuatu yang membuat marah terkadang justru punya alasan atau maksud yang berbeda? Banyak yang menyesal karena sudah marah untuk alasan yang tidak tepat. Misalnya, marah karena ada orang yang menunjukkan jari padanya, padahal orang tersebut bermaksud memberitahu bahwa ada bahaya yang mengancam dari belakang.

Langkah yang ketiga adalah mengelola atau mengekspresikan amarah dengan tepat. Jika kita punya alasan yang tepat, misalnya bukan hanya meluapkan emosi, tetapi juga demi pembelajaran bagi orang lain, kita dapat mengungkapkan kemarahan kita. Tenangkan diri Anda dan hati-hatilah ketika berkata-kata. Tentu karena tujuan marah bukan untuk membalas atau menyakiti hati/fisik orang lain, melainkan untuk mendidik dan membangun. Kita sendiri dapat mencoba melihat sisi positif dari kejadian yang membuat kita marah. Ambil hikmah dari kejadian tersebut.

Pada waktu-waktu tertentu, kita juga dapat mengubah energi kemarahan yang kita rasakan menjadi energi yang dapat memotivasi kita melakukan hal yang bermanfaat. Misalnya, daripada marah-marah pada pengendara motor yang memotong jalan dan sudah tidak tampak lagi, lebih baik energi yang ada digunakan untuk lebih waspada, mencermati jalan, atau menyelesaikan tugas kuliah/pekerjaan kantor.

Intinya adalah jangan terjebak pada kemarahan yang dapat merusak hari dan diri kita, tetapi manfaatkanlah kemarahan dengan cara yang tepat. Sadari, pahami, dan kelola dengan tepat emosi marah yang kita rasakan karena kemampuan ini adalah bagian dari kecerdasan emosi yang kita miliki. Demikian pendapat P. Henrietta Siswadi, S. Psi dari Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.


Rabu, 18 April 2012

Spend the Night


Malam yang kian larut masih membuat mata malas terpejam, jari jemariku terus saja mengetik, mencari suatu info menarik yang enak dibaca, browsing, chatting tak lupa pula berulang kali kubuka FB ku kembali. Semakin lama tempat yang aku tumpangi semakin sepi, sampai kejenuhan mulai merasukiku, aqu coba hal lain dengan membuka-buka folder di komputer, ternyata aqu dapati satu folder menarik yaitu FILM MOVIE.
Langsung saja aku buka, aku lihat beberapa film yang kebanyakan film-film tersebut sudah pernah kutonton. Sampai akhirnya aku menemukan sebuah film yg berjudul DREAM HIGH, itu adalah sebuah film Korea yang menceritakan sebuah Mimpi yang mereka wujudkan dengan semangat, keikhlasan, dan disiplin.
Dream High menceritakan kisah enam siswa di Sekolah Tinggi Seni Kirin yang bekerja untuk mencapai impian mereka menjadi bintang musik dalam industri musik Korea. Go Hye Mi adalah seorang mahasiswi yang mengambil jurusan musik klasik tetapi dia harus menenggelamkan mimpinya karena harus masuk Sekolah Kirin untuk melunasi hutang ayahnya. Namun, dia perlu mendapatkan dua siswa lain untuk juga datang ke sekolah dalam rangka baginya untuk mendaftarkan diri di sekolah kondisional. Kedua siswa, Sam Dong, yang tinggal di pedesaan, dan Jin Guk, yang ia tidak sengaja bertemu ketika mencoba untuk melarikan diri dari seorang rentenir. Yoon Hee Baek, sebelumnya sidekick Hyemi itu, menjadi saingannya di sekolah karena Hye Mi mengkhianati dirinya selama audisi untuk masuk sekolah.
Hhhhmmmm, tak kusangka betapa seriusnya terbawa dalam alur cerita film tersebut ternyata sudah hampir pagi, film terpanjang yang pernah aku tonton, karena film ini sampai 16 episode.

Kamis, 12 April 2012

Drowning in a sea

Mengawali sesuatu adalah hal yang sulit, terlebih bila selalu direpotkan dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat sementara atau kebahagiaan sesaat. Aku tak pernah mempersiap kan sesuatu sebelum aku membutuhkannya, Itu kesalahan fatal yang selalu menjadi pertanyaan dalam diri. KENAPA..??? Menjadi sukses bukanlah pilihan tapi itu tujuan, dimana kita butuh banyak proses dan lika-liku dalam kehidupan yang harus kita lewati.


Seekor anak burung tidak mudah untuk dapat terbang, mengepakkan sayapnya menari-nari dipepohonan bahkan melayang di udara, dia belajar berusaha dan tak pernah menyerah agar dapat terbang, itulah proses untuk mencapai kesuksesan. Dimana aku sekarang tanpa ada suatu bekal, aku bingung seakan apa yang ada dalam benakku hanyalah pemikiran-pemikiran yang datang singgah sesaat lalu ia pergi, yang seharusnya pemikiran yang baik akan menghasilkan hal Positif kini hanya bagai hembusan angin yang melewatiku seketika.

Selasa, 10 April 2012

Somebody's Nomad


Ketidakjelasan hidupnya yang tiada menetap pada satu atap beberapa tahun terakhir ini di dalam perantauan menimbulkan beragam persepsi di benak teman temannya. Ada sebagian dari mereka menilai kehidupannya begitu bebas, begitu menantang luapan gairah kebebasan masa muda. Ada juga yang menganggap kuhidupannya begitu sulit memprihatinkan. Namun begitu, ia cukup mampu beradaptasi menemukan cara menyikapi ketidakjelasan tempat tinggalnya itu.
Mengetahui hal tersebut, mengingatkan pada satu era pada zaman prasejarah tentang kebiasaan manusia purba yang hidup berpindah pindah. Nomaden, itulah istilah yang dipakai untuk menyebutkan kebiasaan itu.
Nanti lanjut lagi ya nulisnya... :)

Minggu, 04 Maret 2012

Keajaiban Bersyukur


Hidup ini mudah jika terbuka. Terbuka melihat hal-hal kecil disekitar kita, terbuka menerima cobaan yang sedikit menghambat perjalanan kita, terbuka dalam berfikir begitu beruntungnya kita jika dibandingkan dengan orang lain, dan masih banyak lagi keterbukaan yang harus kita lakukan dalam menyikapi hidup. Untuk selanjutnya kita perlu berterima kasih kepada Tuhan atas takdirNya yang indah untuk kita. Itulah Bersyukur...

Dengan bersyukur, ibarat kata punya uang seribu saja kita merasa kaya. Selain itu, bersyukur merupakan obat ampuh untuk mengobati sifat iri. Sifat dimana kita merasa cemburu ketika orang lain bahagia, sifat yang menunjukan kalau kita tidak punya sesuatu yang bisa kita banggakan atau bahkan sifat yang bisa menghambat kehidupan kita. Tidaklah sulit untuk melakukan ini. Hanya perlu kepekaan terhadap apa yang telah kita miliki dan peka terhadap sekitar kita.

Akhirnya, Anda akan merasakan keindahan hidup seperti orang dan nyanyian katakan. Inilah keajaiban Bersyukur...

Senin, 20 Juni 2011

Pagi Yang Cerah

Hari yang cerah bukan ditandai dengan matahari yang bersinar terang atau udara yang sejuk, melainkan dari hati dan pikiran yang segar. Kecerahan suatu hari dimulai dari diri anda sendiri. Kita tahu bahwa sesuatu yang dimulai dengan baik merupakan separuh dari pencapaian tujuan.
Karena itu, memulai aktivitas hari ini dengan kecerahan suasana adalah modal besar untuk menyelesaikan hari dengan baik pula. Bagaimana memulai hari dengan cerah sangat dipengaruhi oleh pola hidup kita.

Jumat, 19 Februari 2010

Sebait makna Hidup, agar hidup lebih berarti

Hidup adalah kesempatan, gunakan itu.
Hidup adalah keindahan, kagumi itu.
Hidup adalah mimpi, wujudkan itu.
Hidup adalah tantangan, hadapi itu.
Hidup adalah kewajiban, penuhi itu.
Hidup adalah pertandingan, jalani itu.
Hidup adalah mahal, jaga itu.
Hidup adalah kekayaan, simpan itu.
Hidup adalah kasih, nikmati itu.
Hidup adalah janji, genapi itu.
Hidup adalah kesusahan, atasi itu.
Hidup adalah nyanyian, nyanyikan itu.
Hidup adalah perjuangan, terima itu.
Hidup adalah tragedi, hadapi itu.
Hidup adalah petualangan, lewati itu.
Hidup adalah keberuntungan, laksanakan itu.
Hidup adalah terlalu berharga, jangan rusakkan itu.
Hidup adalah hidup, berjuanglah untuk itu.